Dark Mode Light Mode

Panggung Malam “Fire of the Legend” di Solo Safari: Merayakan Warisan Reog dalam Atmosfer Malam

Pertunjukan seni budaya Reog Ponorogo Fire of The Legend dengan atraksi api di panggung terbuka
Atraksi memukau pertunjukan Reog Ponorogo Fire of The Legend yang megah.

SOLO — Destinasi wisata Solo Safari kembali menghadirkan inovasi rekreasi malam yang menarik bagi publik. Melalui perhelatan Fire of the Legend Solo Safari, kawasan ini menyajikan perpaduan seni tradisi dan edukasi satwa. Selain itu, perhelatan ini berlangsung rutin setiap hari Sabtu malam sepanjang bulan September 2026.

Secara keseluruhan, acara ini dihelat pada tanggal 5, 12, 19, dan 26 September 2026. Pertunjukan malam ini dimulai tepat sejak pukul 18.00 WIB. Alhasil, agenda hiburan keluarga ini sukses memikat antusiasme pengunjung dari berbagai daerah.

Seni Tradisional di Tengah Destinasi Satwa Modern

Berbeda dari wisata satwa pada siang hari, perhelatan ini menawarkan pengalaman rekreasi di area luar ruang. Oleh karena itu, konsep terbuka ini menggabungkan konservasi, edukasi, dan kebudayaan dalam satu tempat.

Advertisement

Selanjutnya, pertunjukan budaya ini menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan kesenian tradisional Nusantara kepada masyarakat luas. Langkah ini sekaligus membuktikan bahwa destinasi wisata modern dapat menjadi wadah pelestarian budaya lokal.

Reog Ponorogo dan Akselerasi Pertunjukan Api Spektakuler

Di samping itu, keunggulan utama Fire of the Legend Solo Safari terletak pada penampilan Reog Ponorogo. Seni tradisi ini menghadirkan musik enerjik serta karakter tokoh yang kuat.

Sebab, pesan seni tidak hanya disampaikan lewat gerak tarian. Sebaliknya, acara ini mencapai puncaknya melalui pertunjukan atraksi api yang memukau. Alhasil, perpaduan tari Reog dan fire dance menciptakan dramaturgi panggung yang sangat spektakuler.

Edukasi Satwa dan Penguatan Wisata Malam Kota Solo

Kendati mengandalkan hiburan budaya, program panggung malam ini tetap menyelipkan pesan edukasi lingkungan. Pengunjung diajak untuk lebih peduli terhadap konservasi satwa sebelum pertunjukan utama dimulai.

Sebagai contoh, kehadiran acara ini turut memperkaya pilihan destinasi wisata malam di Kota Solo. Akibatnya, durasi kunjungan wisatawan di Solo menjadi lebih panjang. Singkat kata, acara ini sukses menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.

Informasi Pelaksanaan dan Harga Tiket

Bagi Anda yang ingin menyaksikan pertunjukan Fire of the Legend Solo Safari, berikut adalah rincian informasi acaranya:

  • Tanggal Acara: 5, 12, 19, dan 26 September 2026 (Setiap Sabtu)

  • Waktu: Mulai pukul 18.00 WIB

  • Lokasi: Solo Safari (Jl. Ir. Sutami No. 109, Jebres, Surakarta)

  • Tiket Reguler Malam: Rp35.000

  • Tiket VIP Malam: Rp50.000

Catatan: Tersedia pula paket bundling dengan kunjungan siang. Pengunjung diimbau memeriksa kanal resmi Solo Safari sebelum berangkat.

Pada akhirnya, perhelatan Fire of the Legend Solo Safari membuktikan sebuah fakta penting. Kesenian tradisional dapat terus hidup ketika dikemas secara kreatif dan dekat dengan generasi muda. Melalui konsistensi ini, Solo Safari sukses menjadi pelopor wisata edukatif yang menghibur di Kota Solo.

Ingin Menggelar Pertunjukan Seni atau Event Wisata Keluarga? Mengelola acara hiburan malam yang aman dan rapi tentu membutuhkan sistem manajemen yang praktis, mulai dari penjualan tiket hingga pengelolaan pengunjung.

Oleh karena itu, kelola pertunjukan seni, konser, atau event atraksi Anda dengan lebih mudah, transparan, dan otomatis bersama Agendakota.id

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post
Instalasi pameran berstruktur kayu dihiasi tanaman hias, bunga anggrek, replika bunga Rafflesia, serta ornamen satwa dengan tulisan Pameran Flora & Fauna 2026.

Menikmati Nuansa Flora dan Fauna di FLONA 2026 Lapangan Banteng

Next Post
Pengunjung berjalan di lorong pameran seni rupa dengan sorotan lampu hangat yang menerangi deretan lukisan dan karya seni di dinding.

ARTSUBS 2026 Kembali ke Surabaya, Hadirkan Eksplorasi Karya Seni di Balai Pemuda

Advertisement