Dark Mode Light Mode

Raih Rekor MURI! Rahasia Legenda Sendratari Ramayana Purawisata Bertahan 50 Tahun Tanpa Henti di Jogja

Penampilan Ramayana Ballet Purawisata dengan pertunjukan tari tradisional yang mengangkat kisah Ramayana dalam suasana panggung yang meriah.

YOGYAKARTA — Kota Budaya Yogyakarta menyimpan warisan seni pertunjukan yang sangat memikat. Pertunjukan seni tari bertajuk Ramayana Ballet Purawisata yang rutin digelar di Purawisata Amphitheatre telah sukses menghibur ribuan penonton selama lima dekade sejak tahun 1976.

Pementasan tari klasik ini menyajikan epik Ramayana tanpa menggunakan dialog sama sekali. Kisah perselisihan antara Rama dan Rahwana disampaikan murni melalui gestur tubuh penari, ekspresi wajah, serta iringan musik gamelan secara langsung. Keberhasilan menjaga konsistensi pementasan ini bahkan mengantarkan Purawisata meraih penghargaan Rekor MURI.

Sejarah Perjalanan dan Keunikan Pertunjukan

Sendratari Ramayana di Yogyakarta berawal dari pementasan di kawasan Candi Prambanan pada era 1960-an. Kemudian, pementasan tersebut berpindah ke wilayah Sompilan pada kurun waktu 1970 hingga 1974.

Advertisement

Sejak tahun 1976, pementasan ini menemukan rumah permanennya di Purawisata. Berbeda dari pementasan terbuka yang sangat bergantung pada cuaca, pementasan di Purawisata memanfaatkan gedung tertutup berpendingin udara (indoor). Alhasil, pertunjukan seni ini dapat terus berlangsung sepanjang tahun.

Menyajikan Empat Babak Epik Ramayana

Dalam durasi pementasan sekitar 60 hingga 90 menit, penonton diajak menikmati alur cerita epik yang terbagi ke dalam empat babak utama:

  1. Penculikan Dewi Sinta: Mengisahkan peristiwa diculiknya Dewi Sinta oleh Rahwana di tengah hutan.

  2. Keterlibatan Hanoman: Kehadiran sosok kera putih sakti yang menjadi utusan Sang Rama ke Kerajaan Alengka.

  3. Pertempuran Sengit: Puncak peperangan antara pasukan Rama bersama Hanoman melawan prajurit Rahwana.

  4. Kemenangan dan Kedamaian: Kembalinya Dewi Sinta ke pelukan Rama yang menandai kemenangan kebaikan atas kejahatan.

Seluruh penari mengenakan kostum dan tata rias Jawa klasik yang sangat detail. Karakter Rama, Sinta, Rahwana, hingga Hanoman tampil menawan diiringi iringan 15 hingga 20 musisi gamelan.

Daftar Kategori Tiket dan Fasilitas Penonton

Penyelenggara menyediakan beberapa pilihan kategori tiket pertunjukan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengunjung:

Kategori Tiket Estimasi Harga Fasilitas & Keunggulan
Class II (Yellow) Rp150.000 Area tempat duduk samping
Class I (Blue) Rp200.000 Area tempat duduk tengah bagian belakang
Special (Green) Rp350.000 Posisi duduk tengah bagian depan & soft drink
VIP (Red) Rp450.000 Baris terdepan (1–3), snack, soft drink, & merchandise
Paket Dinner & Show ±Rp600.000 (US$40) Makan malam prasmanan + Tiket Kategori Special

Rincian Informasi Pelaksanaan dan Panduan Pengunjung

Bagi wisatawan yang ingin menyaksikan pementasan budaya ini, berikut panduan teknis pelaksanaannya:

Parameter Informasi Detail Pelaksanaan
Lokasi Pertunjukan Purawisata Amphitheatre, Jl. Brigjend Katamso, Yogyakarta (±1,5 km dari Malioboro)
Jadwal Pementasan Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu
Waktu Pertunjukan Mulai Pukul 19.30 WIB (Pintu dibuka pukul 19.15 WIB)
Akses Transportasi Sangat mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi, taksi, maupun ojek daring

Pertunjukan ini terbukti menjadi atraksi budaya wajib bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke Yogyakarta. Konsistensi pementasan yang terjaga menjadikan Ramayana Ballet Purawisata sebagai simbol kebanggaan seni tradisional Indonesia.

Mau Bikin Event Seperti Ini Tanpa Pusing Urus Registrasi?

Mengelola pertunjukan seni atau acara komunitas kini makin praktis. Kalau kamu mau bikin event serupa tanpa ribet urus sistem pendaftaran pengunjung, langsung kelola ticketing kamu di Agendakota.id. Mulai dari pendaftaran gratis, e-ticket berbayar, sampai check-in di lokasi, semuanya bisa diatur mudah dalam satu platform!

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Bakal Di isi 33+ Musisi Papan Atas! Intip Keseruan CRSL Land Festival 2026 di Stadion Maguwoharjo Jogja

Next Post
Para penyelenggara memegang kain putih bermotif sketsa ikon Yogyakarta saat Konferensi Pers Simfoni 1001 Pembatik.

Batik dan Kreativitas Berpadu dalam Simfoni 1001 Pembatik di Yogyakarta

Advertisement